Senin, 05 Agustus 2013

Rahasia di Balik Urutan Tinggi Jari ( Muslim )

jari_muslim
Apa makna di balik urutan tinggi jari tangan?
Tidak mudah juga untuk menjawab ini. Mungkin jawaban umumnya adalah hal itu diciptakan agar manusia senantiasa mudah menggenggam atau mencengkeram sesuatu didalam aktivitasnya.
Namun jika saya boleh membaca atas petunjuk Alquran, maka saya simpulkan bahwa rahasia dibalik tinggi jari yang berbeda-beda itu adalah merupakan TANDA perjalanan kehidupan manusia itu sendiri.
Mari kita segera telusuri.
1. Jari kelingking. (Zaman Adam)
Mengapa saya simpulkan bahwa jari kelingking adalah zaman Adam?
Kita harus pahami bahwa bahasa Alquran dibaca dengan cara dimulai dari kanan ke kiri. Dan nama Allah yang tercetak di jari kita pun, huruf Alif nya adalah jari kelingking.
Dari itulah saya simbolkan bahwa Jari Kelingking adalah zaman Adam. Karena memang Adam lah Manusia Pertama.
2. Jari Manis. (Zaman Idris)
Lihatlah gambar dibawah. Mengapa setelah Kelingking, terdapat Jari Manis yang ukurannya lebih tinggi dari Jari Kelingking itu?
jari_muslim
Itu mengartikan bahwa kehidupan yang di jalani oleh masyarakat manusia di zaman Idris sungguh memiliki peradaban yang lebih tinggi di banding ketika zaman Adam. Alias semakin berkembang.
Tidak heran juga mengapa sosok Budha yang tergambar duduk di tengah BUNGA TERATAI adalah melambangkan bahwa TERNYATA masyarakat manusia pada zaman itu sudah mampu melakukan perjalanan sampai ke Planet terujung, yakni planet Sidratul Muntaha. (TERATAI tempat berhenti). Dan Budha adalah orang yang memang di duga sosok Nabi Idris. Dan beliau sendiri menjadi simbol Miraj bagi kaumnya pada zaman itu.
Surat 50/36 :
“Dan berapa banyaknya umat-umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka yang mereka itu lebih besar kekuatannya daripada mereka ini, maka mereka (yang telah binasa itu) telah pernah menjelajah di berbagai negeri…“
Lebih lanjut, berbagai penemuan puluhan benda kuno namun canggih yang oleh ilmuwan disebut sebagai bukti kehebatan dari cerdasnya masyarakat zaman dahulu itu secara tidak langsung menggenapi analisa ini.
3. Jari Tengah (Zaman Nuh).
Mengapa Jari Tengah ukurannya lebih tinggi dari 2 jari sebelumnya, Jari Manis dan Jari Kelingking?
jari_muslim
Itu menandakan bahwa kehidupan masyarakat manusia di zaman Nuh adalah zaman Puncak peradaban. Di mana segala sendi kehidupan manusia pada zaman itu telah sampai pada titik tertingginya. Namun sungguh teramat sayang ketika kemajuan peradaban tidak membawa pada arah ketakwaan, akhirnya Allah menghukum mereka -masyarakat Zaman Nuh- dengan mengirimkan bencana Banjir Dahsyat. Dari situlah akhirnya orang-orang kafir dibinasakan sementara manusia yang selamat (Nuh beserta umatnya) berkembang biak kembali dan peradaban pun di mulai dari titik 0 lagi.
Dan Jari Tengah (Zaman Nuh) pun akhirnya menjadi BATAS TOLAK UKUR antara 2 episode perjalanan kehidupan manusia. Umat sebelum Zaman Nuh dan Umat sesudah Zaman Nuh.
4. Jari Telunjuk (Zaman Ibrahim).
Mengapa Jari Telunjuk ukurannya malah menjadi lebih rendah (turun) dibanding Jari tengah?
jari_muslim
“Dan sesungguhnya Ibrahim benar-benar termasuk golongan Nuh”
Kelebihan Zaman Ibrahim adalah Allah menjadikan sosok nabi Ibrahim ini sebagai “Bapaknya” para nabi. Dari sini beliau dijadikan figur ajaran Tauhid bagi orang-orang yang mencari kebenaran. Sebab beliau merupakan orang Paling Pemberani yang pernah ada dalam menyebarkan ajaran paham satu Tuhan.
Dari sebab itulah kenapa Telunjuk saya simbolkan dengan zaman Ibrahim, karena Jari Telunjuk memang merupakan simbol untuk penyebutan angka 1.
Surat 6/161 :
“Katakanlah : “sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Tuhanku kepada jalan yang lurus (yaitu) agama yang benar, agama Ibrahim yang lurus…..”
Kembali ke pertanyaan mengapa ukuran Jari Telunjuk malah lebih rendah dari Jari tengah, itu sangat jelas mensinyalkan bahwa apa yang ada pada zaman nabi Ibrahim (mulai dari ukuran tubuh manusia, ukuran kepintaran manusia, ukuran kemakmuran manusia) semuanya menjadi menyusut di perkecil oleh Allah dibanding dengan kala manusia pada waktu sebelum zaman nabi Nuh. Dan yang paling sangat tampak adalah ukuran tubuh manusia yang dari masa ke masa terus mengalami penurunan. Hingga akhirnya perjalanan waktu tersebut berlaku dari zaman ke zaman menuju sampai pada zaman Muhammad (Jari Jempol). Zaman sisa-sisa.
5. Jari Jempol (Zaman Muhammad).
Surat 16/123 :
“Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) : “Ikutilah agama Ibrahim…”
Surat 36/2-4 :
“Demi Alquran yang penuh hikmah”
“Sesungguhnya engkau (Muhammad) salah seorang rasul-rasul”
“Di atas jalan yang lurus”.
jari_muslim
Jari Jempol (Zaman Muhammad) adalah jari yang paling pendek dari ke empat jari sebelumnya.
Mengisyaratkan bahwa apa yang ada pada zaman ini merupakan zaman sisa-sisa kehidupan. Segala keberhasilan kita dalam bidang teknologi yang kita banggakan, tetap tidak akan pernah sanggup untuk melampaui apa yang pernah di capai oleh umat sebelumnya.
Dari itulah Alquran sering kali menegaskan jika umat sebelum kita yang segala sesuatunya lebih tinggi (lebih hebat) saja mampu dibinasakan, apalagi zaman kita !!! Zaman pengulangan !!!
Surat 56/62 :
“Dan sesungguhnya kamu telah mengetahui penciptaan pertama, maka mengapakah kamu tidak mengambil pelajaran?”
Namun disamping itu semua janganlah berkecil hati, sebab di balik rendahnya “derajat” zaman ini (zaman penghabisan) Allah tetap Maha Penyayang terhadap mahluk bernama manusia. Lihatlah betapa akhirnya Dia menurunkan Alquran melalui Muhammad sebagai kitab Ummul Ilmu (Ibu Ilmu). Sejalan dengan istilah pada Jari Jempol itu (Ibu Jari).
“Maha Suci Allah yang telah menurunkan Al Furqaan (Alquran) kepada hambaNya, agar dia menjadi peringatan bagi seluruh alam.”
(QS. Al Furqaan : 1)
Sumber: kaskus, Credit to rumondor

Asal Usul Bakso

Bakso
Pada akhir Dinasti Ming (awal abad ke-17) di Fuzhou, ada seorang pria bernama Meng Bo, tinggal di sebuah desa kecil. Dia berkepribadian baik dan berbakti kepada orang tuanya. Bakti Meng Bo pada ibunya sangat diketahui oleh para tetangga. Suatu hari, ibunya yang sudah mulai tua sudah tidak dapat makan daging lagi, karena giginya sudah mulai tidak bisa makan sesuatu yang agak keras. Ini sedikit mengecewakan karena dia suka sekali makan daging.
Meng Bo ingin membantu ibunya agar bisa mengonsumsi daging lezat lagi. Sepanjang malam duduk, memikirkan bagaimana mengolah daging yang bisa dimakan oleh ibunya. Hingga suatu hari, ia melihat tetangganya menumbuk beras ketan untuk dijadikan kue mochi. Melihat hal itu, timbul idenya. Meng Bo langsung pergi ke dapur dan mengolah daging dengan cara yang digunakan tetangganya dalam membuat kue mochi. Setelah daging empuk, Meng Bo membentuknya menjadi bulatan-bulatan kecil sehingga ibunya dapat memakannya dengan mudah. Kemudian ia merebus adonan itu, tercium aroma daging yang lezat.
Meng Bo menyajikan bakso itu kepada ibunya. Sang ibu merasa gembira karena tidak hanya baksonya yang lezat, tapi juga mudah untuk dimakan. Meng Bo sangat senang melihat ibunya dapat makan daging lagi.
Kisah berbaktinya Meng Bo pada ibunya beserta resep baksonya, cepat menyebar ke seluruh kota Fuzhou. Penduduk berdatangan untuk belajar membuat bakso lezat pada Meng Bo.

Sumber: The Epoch Time Edisi 175

Ucapan Sms Hari Lebaran 2013

Kartu Lebaran Idul Fitri
Assalamu’alaikum
Encang/ing, enyak, babeh, ama sudara2..
Maapin ya wat semua kekhilafan ane,
nyok kite brsihin ati kite dangan saling memaapkan..
Minal a’idzin wal faa idzin,
mohon maaf lahir & bathin..
Taqabalallahu minna wa minkum, taqabbal yaa kariim..
Biar operator sibuk
Biar sms pending
Biar bbm delay
Kami skeluarga ttp keukeuh ucapkan
Slamat idul fitri Maaf lahir bathin
Sebening fiber optik,
sebersih sinyal wifi,
dengan segala kerendahan hati
mari kita buka bandwith maaf
sebesar-besarnya di hari yg fitri ini.
Sebelum Ramadhan pergi
Sebelum Idul Fitri datang
Sebelum operator selular sibuk
Sebelum SMS pending mulu
Sebelum pulsa habis
Dari sekarang mau ucapin
Minal aidzin wal faidzin
Mohon maaf lahir batin
Ku tau kau tlah banyak berbuat salah kpdku
Sering pinjam duit ga ngembaliin
Pake motor ga pernah ganti bensin
Pinjam HP bwt telpon ga pernah ganti pulsa
Ga usah galau, ku tlah memaafkanmu
Mohon maaF kalo ada salah ketik, salah klik,
salah kata & salah copy paste
Semoga kita kembali bersih seperti harddisk yang baru diformat
tak ada virus kabatilan, tak ada spam kesalahan,
tak ada temporary kesalahan,
tak ada bad sector kelakuan
Semua bersih karena semua ingin memaafkan
dan dimaafkan di Hari Idul Fitri ini.
Sebelum tangan ternodai oli
Sebelum busi makin kotor
Sebelum kanvas rem habis
Sebelum bensin habis dijalan
Sebelum STNK kadaluarsa
Sebelum SIM dicabut Pak Polisi
Ijinkan aku minta maaf atas segala kesalahan
Met Idul Fitri
Walau hati ga sebening XL dan ga secerah MENTARI
Banyak khilaf yang buat FREN kecewa
Kuminta SIMPATI-mu tuk BEBAS kan dari dosa
Dan kita semua hanya bisa mengangkat JEMPOL kepadaNya
yang slalu membuat kita HOKI dalam mencari kartu AS selama hidup kita
Karena kita harus FLEXIbel tuk menerima semua pemberianNya
dalam menjalani MATRIX kehidupa ini
Semoga amal kita tidak ESIA-ESIA
Mohon maaf lahir bathin
Andai jemari tak sempat berjabat
Jika raga tak dapat bertatap
Bila ada kata membekas luka
Smoga pintu maaf masih terbuka.
Selamat Idul Fitri
Di hari yg Fitri ini mari kita install ulang tujuan hidup kita.
Klo perlu format ulang jalan hidup kita.
UPDATE database ilmu, SCAN virus2 dlm hati.
OVERCLOCK amal kebaikan kita.
Seiring terbenam mentari diakhir Ramadhan
Tibalah kini bulan kemenangan
Pesan ini sebagai ganti jabat tangan
Tuk mohon maaf atas sgala kesalahan
Met Idul Fithri
Mohon maaf lahir batin
Sebening fiber optik
Setinggi tower BTS
Secepat broadband access
Saya mohon dibukakan bandwidth maaf selebar-lebarnya
Met lebaran kawan
Ketupat udah dipotong
Opor udah dibikin
Nastar udah dimeja
Kacang udah digaremin
Gak afdhol kalo gak Minal Aidin wal Faizin
Taqobalallahu minna wa minkum
BUMBU:
-1 ons ikhlas
-1 grm tawakal
-1 kg kebaikan
-3 lembar daun assalam, rasa hormat, tenggang rasa, saling menghargai.
Tuangkan kasih sayang, hiasi dengan “perasaan” cinta sesama mukmin
& ketulusan hati
dan yang terakhir, hidangkan dengan “kejujuran hati”
Minal a’idzin wal faidzin,,
Sepuluh jari tersusun rapi…
Bunga melati pengharum hati…
SMS dikirim pengganti diri…
Memohon maaf setulus hati…
Mohon maaf lahir dan batin, met idul fitri…
RESEP SPECIAL KEMBALI FITRI 1434 H.
Bahan yg disediakan:
-1 potong rasa bersalah
-2 kg kasih sayang
-1 kg rasa menyesal d+
-2 kg saling memaafkan
Taqabalallahu minnaa wa minkum
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1434 H
Minal Aidin Wal Faidzin
Andai tangan tak kuasa menjabat
Setidaknya kata masih dapat terungkap
Setulus hati mengucapkan
Selamat Idul Fitri, Mohon maaf lahir & batin
Bila Idul Fitri adalah lentera
Izinkan membuka tabirnya dengan maaf
agar cahayanya menembus jiwa fitrah dari tiap khilaf
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433H
Ramadhan membasuh hati yang berjelaga
Saatnya meraih rahmat dan ampunan-Nya
Sayup terdengar takbir berkumandang
Tanda Ramadhan akan lewat
Ampunan diharap, barokah didapat
Taqobalallahu minna wa minkum
Mohon maaf lahir dan bathin
Walau Hati `gak sebening XL dan secerah MENTARI.
Banyak khilaf yang buat FREN kecewa,
kuminta SIMPATI-mu untuk BEBAS-kan diri dari ROAMING dosa,
Bila ada langkah membekas lara
Ada kata merangkai dusta
Ada tingkah menoreh luka
Mohon maaf lahir dan bathin
Selamat hari raya Idul Fitri 1434 H
Bulan Ramadhan telah berlalu
Dan hari Kemenangan telah datang
Untuk itu mari kita bersihkan hati dan jiwa kita
Dari gelimang dosa
Mohon Maaf Lahir dan Bathin
MATA kadang salah melihat
MULUT kadang salah mengucap
HATI kadang salah menduga
Dengan niat tulus suci dengan ikhlas
Mohon Maaf Lahir dan Bathin
Sepuluh jari kutangkupkan
Maaf Lahir Bathin kupohonkan
Taqobalallahu minna wa minkum
Minal Aidin wal Faizin
Ramadhan akan berlalu
Jiwa bersih membalut kalbu
Dengan kerendahan hati
Mohon diberi maaf yang suci
Selamat idul fitri 1433 H
Minal aidin wal faizin
Tiada embun yang lebih bening selain beningnya hati
Tulusnya jiwa membuka pintu maaf
Minal Aidin wal faizin Mohon Maaf Lahir dan Bathin
Sadean kupat bumbune santen
Sadaya lepat nyuwun pangapunten
Sugeng riyadi
Jika aku tak memberi maaf
Bukan karena aku tak mau memberi maaf
Tetapi engkau tak punya salah
Maaf apa yang harus kuberikan?

Gadis 14 Tahun Bunuh Diri Karena Di-bully, Facebook Dituntut



Kasus pelecehan di internet atau yang dikenal dengan sebutan cyberbully kembali terjadi di situs jejaring sosial Facebook. Seorang gadis berusia 14 tahun bahkan sampai nekat bunuh diri karena tak kuat diolok-olok di internet.

Carolina Picchio, gadis cantik dari Novara di Italia Utara, tewas bunuh diri pada bulan Januari 2013 lalu setelah video yang menampilkan perilaku dirinya sedang mabuk di sebuah pesta beredar luas di Facebook. Ia melompat dari jendela kamar tidurnya di lantai tiga.

Video tersebut diduga diposting oleh mantan pacarnya tak lama setelah Picchio memutuskannya. Sang pacar mungkin memanfaatkan Facebook untuk menghina dan mempermalukan Picchio. Akibatnya, Picchio dihujani oleh banyak pesan yang merendahkan dirinya.

Sebuah catatan tertulis yang ditujukan kepada mantan pacarnya ditemukan di kamar tidurnya. "Bukankah apa yang telah kamu lakukan untukku sudah cukup? Kamu sudah membuat saya membayar terlalu banyak," tulis Picchio.

Kakak Picchio, Talita dan beberapa teman Picchio telah melaporkan komentar cyberbully tersebut kepada Facebook dengan harapan Facebook menghapusnya. Namun tak juga mendapat balasan dari Facebook.

Picchio akhirnya memutuskan untuk bunuh diri. Sebelum ia mengakhiri hidupnya, ia sempat memposting update status: "Maafkan aku, aku sudah tidak kuat. Aku tidak bisa menahannya lebih lama lagi," tulisnya sebagaimana dikutip dari Dailymail, Senin (5/8/2013).

Beberapa pengganggu bahkan masih terus memposting pesan pelecehan kepada Picchio bahkan setelah ia tewas. Picchio disebut-sebut sebagai remaja yang sangat populer, mudah bergaul bahkan dijuluki sebagai gadis tercantik di kota itu.

Atas kejadian ini, Facebook pun diinvestigasi. Asosiasi orangtua di Italia telah mengajukan gugatan pidana kepada Facebook karena dianggap ikut bertanggung jawab dalam kematian Picchio. Delapan remaja, yang berusia antara 15 dan 17 tahun, juga sedang diinterogasi oleh hakim karena dicurigai menghasut Picchio untuk bunuh diri. 

Pria ini Hamil ! Keajaiban atau Kelainan ?!



Kehamilan biasanya dialami oleh seorang wanita, namun berbeda dengan Sanju Bhagat, seorang pria yang tinggal di Napgur, sebuah kota kecil di India, sejak kecil seringkali diejek teman-temannya karena kondisi perutnya yang besar seperti orang hamil.

Ia sudah mengalami kondisi perut besar ini sejak kecil dan kondisinya semakin buruk saat dia tumbuh dewasa. Suatu malam, ia dilarikan ke rumah sakit di kotanya karena merasakan sakit yang luar biasa pada perut besarnya tersebut.

Dokter yang melakukan pemeriksaan menganggap perutnya besarnya tersebut diakibatkan adanya tumor, Namun setelah dokter membedah perut pria ini apa yang ditemukan sungguh diluar dugaan karena bukan tumor seperti dugaan melainkan janin manusia yang terbentuk sebagian! Janin itu telah memiliki rambut, tungkai kaki dan alat kelamin yang belum dapat dipastikan jenisnya.

Bagaimana mungkin seorang pria dapat hamil?
Berdasarkan data yang pernah dicatat, kasus seperti ini memang tidak banyak ditemukan di Dunia, mungkin kurang dari 100 kasus dari seluruh populasi pria di dunia namun tetap saja suatu hal yang luar biasa. Dalam istilah kedokteran, kasus seperti ini disebut fetus in fetu, kondisi dimana seseorang yang seharusnya dilahirkan kembar namun karena suatu hal, salah satu dari janin tidak dapat berkembang secara sempurna. Dalam kasus Bhagat, saudara kembarnya tidak dapat bertahan dan berkembang secara sempurna dan tetap tinggal dalam bagian perutnya.

Tips Mudik Bagi Pencinta Gadget Agar Tak Mati Gaya

Tips Mudik Bagi Pencinta Gadget Agar Tak Mati Gaya


Mudik ke kampung halaman pastinya akan menjadi perjalanan panjang yang melelahkan. Apalagi kalau mudiknya menggunakan kendaraan umum dan seorang diri, mungkin akan membuat bosan.


Langkah yang harus dipersiapkan para penggiat teknologi yang menggunakan aneka gadget, smartphone maupun tablet agar sepanjang perjalanan mudik tak mati gaya.
1. Charge Baterai Gadget
Sebelum berangkat mudik, isi ulang daya semua perangkat mobile Anda hingga benar-benar penuh. Usahakan pakai perangkat gadget sehemat mungkin agar kesenangan di perjalanan tak terganggu karena baterai smartphone atau tablet habis.
2. Siapkan Power Bank
Nah, power bank mungkin bisa jadi salah satu solusi bagi pengguna smartphone maupun tablet yang baterainya cepat habis. Siapkan power bank yang berkapasitas besar agar pasokan daya untuk mengisi ulang baterai gadget Anda tetap terjaga hingga ke tempat tujuan.
3. Connection Ready!
Punya smartphone canggih tapi dengan koneksi internet mengandalkan wifi tentu akan membuat kesulitan ketika melakukan perjalanan mudik. Usahakan agar koneksi internet maupun komunikasi dan pulsa tersedia dengan cukup di gadget Anda. Jadi semisal bosan, bisa aja kan menelepon, chatting atau smsan dengan kerabat Anda.
4. Instal Aplikasi Menarik
Aplikasi sudah menjadi salah satu kebutuhan di tengah masyarakat pengguna gadget canggih. Manfaatkan berbagai aplikasi-aplikasi yang mungkin Anda sukai dan tersedia di toko aplikasi khusus bagi perangkat yang Anda gunakan. Aplikasi berupa peta dan permainan mungkin saja bisa membantu Anda dalam bermudik ria.
Nah, semoga perjalanan mudik Anda bisa lebih menarik dan tak membosankan. Selamat mudik!

Minggu, 21 Juli 2013

7 Keistimewaan Malam Lailatul Qadar

Kali ini kita akan melihat keistimewaan Lailatul Qadar yang begitu utama dari malam lainnya.

1- Lailatul Qadar adalah waktu diturunkannya Al Qur’an

Ibnu ‘Abbas dan selainnya mengatakan, “Allah menurunkan Al Qur’an secara utuh sekaligus dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah yang ada di langit dunia. Kemudian Allah menurunkan Al Qur’an kepada Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- tersebut secara terpisah sesuai dengan kejadian-kejadian yang terjadi selama 23 tahun.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14: 403). Ini sudah menunjukkan keistimewaan Lailatul Qadar.

2- Lailatul Qadar lebih baik dari 1000 bulan

Allah Ta’ala berfirman,
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadar: 3). An Nakho’i mengatakan, “Amalan di lailatul qadar lebih baik dari amalan di 1000 bulan.” (Lihat Latho-if Al Ma’arif, hal. 341). Mujahid, Qotadah dan ulama lainnya berpendapat bahwa yang dimaksud dengan lebih baik dari seribu bulan adalah shalat dan amalan pada lailatul qadar lebih baik dari shalat dan puasa di 1000 bulan yang tidak terdapat lailatul qadar. (Zaadul Masiir, 9: 191). Ini sungguh keutamaan Lailatul Qadar yang luar biasa.

3- Lailatul Qadar adalah malam yang penuh keberkahan.

Allah Ta’ala berfirman,
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ
“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhon: 3). Malam penuh berkah ini adalah malam ‘lailatul qadar’ dan ini sudah menunjukkan keistimewaan malam tersebut, apalagi dirinci dengan point-point selanjutnya.

4- Malaikat dan juga Ar Ruuh -yaitu malaikat Jibril- turun pada Lailatul Qadar.

Keistimewaan Lailatul Qadar ditandai pula dengan turunnya malaikat. Allah Ta’ala berfirman,
تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا
“Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril” (QS. Al Qadar: 4)
Banyak malaikat yang akan turun pada Lailatul Qadar karena banyaknya barokah (berkah) pada malam tersebut. Karena sekali lagi, turunnya malaikat menandakan turunnya berkah dan rahmat. Sebagaimana malaikat turun ketika ada yang membacakan Al Qur’an, mereka akan mengitari orang-orang yang berada dalam majelis dzikir -yaitu majelis ilmu-. Dan malaikat akan meletakkan sayap-sayap mereka pada penuntut ilmu karena malaikat sangat mengagungkan mereka. (Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14: 407)
Malaikat Jibril disebut “Ar Ruuh” dan dispesialkan dalam ayat karena menunjukkan kemuliaan (keutamaan) malaikat tersebut.

5- Lailatul Qadar disifati dengan ‘salaam’

Yang dimaksud ‘salaam’ dalam ayat,
سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْر
“Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar” (QS. Al Qadr: 5) yaitu malam tersebut penuh keselamatan di mana setan tidak dapat berbuat apa-apa di malam tersebut baik berbuat jelek atau mengganggu yang lain. Demikianlah kata Mujahid (Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14: 407). Juga dapat berarti bahwa malam tersebut, banyak yang selamat dari hukuman dan siksa karena mereka melakukan ketaatan pada Allah (pada malam tersebut). Sungguh hal ini menunjukkan keutamaan luar biasa dari Lailatul Qadar.

6- Lailatul Qadar adalah malam dicatatnya takdir tahunan

Allah Ta’ala berfirman,
فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ
“Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah” (QS. Ad Dukhan: 4). Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya (12: 334-335) menerangkan bahwa pada Lailatul Qadar akan dirinci di Lauhul Mahfuzh mengenai penulisan takdir dalam setahun, juga akan dicatat ajal dan rizki. Dan juga akan dicatat segala sesuatu hingga akhir dalam setahun. Demikian diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar, Abu Malik, Mujahid, Adh Dhohak dan ulama salaf lainnya.
Namun perlu dicatat -sebagaimana keterangan dari Imam Nawawi rahimahullah­ dalam Syarh Muslim (8: 57)- bahwa catatan takdir tahunan tersebut tentu saja didahului oleh ilmu dan penulisan Allah. Takdir ini nantinya akan ditampakkan pada malikat dan ia akan mengetahui yang akan terjadi, lalu ia akan melakukan tugas yang diperintahkan untuknya.

7- Dosa setiap orang yang menghidupkan malam ‘Lailatul Qadar’ akan diampuni oleh Allah

Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 1901)
Ibnu Hajar Al Asqolani mengatakan bahwa yang dimaksud ‘iimaanan’ (karena iman) adalah membenarkan janji Allah yaitu pahala yang diberikan (bagi orang yang menghidupkan malam tersebut). Sedangkan ‘ihtisaaban’ bermakna mengharap pahala (dari sisi Allah), bukan karena mengharap lainnya yaitu contohnya berbuat riya’. (Lihat Fathul Bari, 4: 251)

Ya Allah, mudahkanlah kami meraih keistimewaan Lailatul Qadar dengan bisa mengisi hari-hari terakhir kami di bulan Ramadhan dengan amalan sholih.
Aamin Yaa Mujibas Saa-ilin.