Tampilkan postingan dengan label dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dunia. Tampilkan semua postingan
Selasa, 06 Agustus 2013
Teori: Penduduk Easter Island memindahkan patung Moai dengan cara membuatnya berjalan!
Selama berabad-abad para peneliti mencoba memecahkan misteri bagaimana patung-patung raksasa Moai di Easter Island dipindahkan dari tempat pembuatannya ke seluruh pulau. Banyak teori telah diajukan, tapi tidak ada yang bisa menyamai kreativitas teori ini. Ketika kita menyaksikan patung Moai atau situs-situs megalitik lainnya di dunia, kita sering berkata: "Pada masa modern ini, kita memindahkan batu-batu besar dengan truk dan derek. Karena pada masa lalu tidak ada teknologi truk dan derek, maka pastilah konstruksi situs tersebut dilakukan oleh alien atau kaum raksasa di masa lampau."Banyak dari kita tidak menyadari bahwa cara berpikir seperti ini adalah sebuah bentuk kemalasan intelektual yang sayangnya sering dilakukan oleh banyak penulis best seller.Karena itu, beruntunglah kita karena memiliki para peneliti yang secara sungguh-sungguh menyelami cara berpikir arsitek masa lampau dalam usahanya menemukan teknologi konstruksi megalitik yang luar biasa itu.Dalam petualangan saya menjelajahi internet untuk memuaskan hasrat kalian akan tulisan misteri, saya menemukan video ini. Sebenarnya tidak bisa disebut teori baru karena sudah pernah diulas oleh majalah national geographic edisi Juli 2012.
Senin, 05 Agustus 2013
Tips Mudik Bagi Pencinta Gadget Agar Tak Mati Gaya
Mudik ke kampung halaman pastinya akan menjadi perjalanan panjang yang melelahkan. Apalagi kalau mudiknya menggunakan kendaraan umum dan seorang diri, mungkin akan membuat bosan.
Langkah yang harus dipersiapkan para penggiat teknologi yang menggunakan aneka gadget, smartphone maupun tablet agar sepanjang perjalanan mudik tak mati gaya.
1. Charge Baterai Gadget
Sebelum berangkat mudik, isi ulang daya semua perangkat mobile Anda hingga benar-benar penuh. Usahakan pakai perangkat gadget sehemat mungkin agar kesenangan di perjalanan tak terganggu karena baterai smartphone atau tablet habis.
2. Siapkan Power Bank
Nah, power bank mungkin bisa jadi salah satu solusi bagi pengguna smartphone maupun tablet yang baterainya cepat habis. Siapkan power bank yang berkapasitas besar agar pasokan daya untuk mengisi ulang baterai gadget Anda tetap terjaga hingga ke tempat tujuan.
3. Connection Ready!
Punya smartphone canggih tapi dengan koneksi internet mengandalkan wifi tentu akan membuat kesulitan ketika melakukan perjalanan mudik. Usahakan agar koneksi internet maupun komunikasi dan pulsa tersedia dengan cukup di gadget Anda. Jadi semisal bosan, bisa aja kan menelepon, chatting atau smsan dengan kerabat Anda.
4. Instal Aplikasi Menarik
Aplikasi sudah menjadi salah satu kebutuhan di tengah masyarakat pengguna gadget canggih. Manfaatkan berbagai aplikasi-aplikasi yang mungkin Anda sukai dan tersedia di toko aplikasi khusus bagi perangkat yang Anda gunakan. Aplikasi berupa peta dan permainan mungkin saja bisa membantu Anda dalam bermudik ria.
Nah, semoga perjalanan mudik Anda bisa lebih menarik dan tak membosankan. Selamat mudik!
Minggu, 14 Juli 2013
Kepincut Islam, Aktris Bollywood Ini Taubat
Mamta Kulkarani, aktris cantik India ini jatuh hati pada Islam, tak lama setelah sang suami, Vicky Giswani, mendapat hidayah. Kehidupan taubat sang suami yang merupakan mantan napi narkoba tersebut membuka hati Mamta pada Islam dan meninggalkan dunia glamornya sebagai aktris.
Mamta telah menikah dengan Vicky saat suaminya itu masih di penjara. Vicky dijerat pidana 15 tahun penjara akibat menyelundupkan narkoba di Uni Emirat Arab pada 1997 silam. Namun ternyata, penjara UEA membawa Vicky pada hidayah Islam.
Mamta yang memang telah menjalin hubungan dengan Vicky pun kemudian mempelajari Islam dari kekasihnya. Setelah sang suami keluar dari penjara pada November 2012 lalu, Mamta dan Vicki resmi menikah pada 10 Mei 2013. Keduanya pun kemudian tinggal di Nairobi, Kenya.
Kendati baru beberapa bulan lalu, Mamta telah jatuh hati pada agama baru sang suami. Setelah tinggal bersama, menurut laporan Pakistan Today, Mamta mendapat kesempatan lebih untuk mempelajari Islam dari Vicky. Dia pun kemudian bersyahadat.
Mamta yang telah jatuh cinta pada Islam itu pun kemudian mulai meninggalkan dunia Bollywood. Wanita cantik yang telah melanglang buana di industri film sejak tahun 90-an itu pun meninggalkan karirnya.
Ia menolak banyak tawaran film dari produser dan sutradara dengan alasan ingin taat beragama di agama barunya. Bersama sang suami, Mamta pun kemudian memilih dunia bisnis. Ia enggan lagi berjoget ria di layar televisi.
Jumat, 10 Agustus 2012
10 Negara Terkecil dan Terkonyol yang pernah ada
Mari kita sebut kategori ini Negara
Mini, sebuah ‘negara’ yang memerdekakan diri yang dengan wilayah super
mungilnya tidak terikat aturan negara lainnya. Mereka tidak banyak
dikenal seperti negara-negara lain yang wilayahnya kecil seperti
Vatikan. Ada beberapa alasan seseorang membentuk Negara Mini, mulai
dari lelucon belaka, media protes, bahan eksperimen politis, atau
bertujuan kriminal. Bahkan ada beberapa yang memang diakui secara legal
oleh negara tetangganya, beberapa sangat konyol, beberapa cukup
menarik.
1. Sealand
Wilayah: 0.00055 km2
Populasi: 27 (2002)
Pemimpin : Michael Bates

Sealand mungkin adalah Negara Mini yang paling dikenal secara luas. Mungkin karena ceritanya yang menarik dan banyak disebarluaskan. Sealand berada sekitar 10 km dari pesisir pantai Inggris. Awalnya merupakan benteng pertahanan pada jaman Perang Dunia II tahun 1967. Paddy Roy Bates (Knock John) menghuni tempat ini dengan menjalankan stasiun radio bajak laut. Dia dan keluarganya kemudian menyatakan Sealand sebagai sebuah negara, hingga menerbitkan paspor sendiri. Bates mengaku Sealand telah diakui secara de facto oleh Jerman dan Inggris.
Terdapat kejadian yang menarik pada 1978. Saat Bates keluar negeri, Alexander Achenbach yang mengaku sebagai Perdana Mentri Sealand, bersama beberapa orang Jerman dan komplotan Belanda, melakukan kudeta terhadap wilayah ini. Kemudian Bates meminta bantuan militer untuk merebut kembali Sealand, hingga akhirnya Achenbach dan komplotannya ditangkap. Karena Achenbach memiliki paspor Sealand, maka ia ditahan sebagai penghianat negara, sedangkan komplotannya dibebaskan.
2. Republik Molossia
Wilayah: 58 km2
Populasi: 2-3
Pemimpin : Presiden Kevin Baugh

Pemerintahan Molossia berada di dekat Dayton, Nevada, US. Terdiri dari sebidang tanah yang dimiliki oleh Kevin Baugh, sang Presiden. Termasuk kedua tanah yang ia beli di wilayah Pennsylvania dan California. Ia berdandan ala diktator, lengkap dengan seragam militer dan kacamata hitam. Ia juga mengakui sebidang wilayah di lautan pasifik dan Planet Venus. Molossia sebenarnya membayar pajak ke US, tetapi mereka menganggapnya ‘bantuan luar negeri’.
3. Kerajaan Hutt River
Wilayah: 75 Km2
Populasi: Sekitar 20 penghuni dan 13,000-18,000 warga di luar negeri.
Pemimpin: His Royal Highness Prince Leonard I

Kerajaan ini didirikan oleh Leonard Casley di tahun 1970. Negara Mini ini terbentuk ketika 5 keluarga besar yang memiliki perkebunan di provinsi Hutt River terlibat perselisihan dengan pemerintah Australia. Keluarga tersebut telah melanggar aturan pemerintah Australia yang membatasi hasil produksi gandum yang diperbolehkan dijual secara legal dalam waktu tertentu. Ketika kasus ini masuk pengadilan, Casley yang merupakan pemimpin 5 keluarga ini, mendeklarasikan diri sebagai “His Royal Highness Prince Leonard I” untuk memanfaatkan hukum lama yang menyebutkan apabila melangar aturan sebuah kerajaan, akan dihukum sebagai penghianat, kemudian ia menggunakan hukum ini sebagai upayanya untuk melepaskan diri dari Australia.
4. Kerajaan Other World
Wilayah: 0.02 km2
Populasi: Beragam
Pemimpin: Her Royal Majesty Queen Patricia I

Kerajaan Other World berasal dari sebuah resort di Republik Ceko yang memerdekakan diri. Berbentuk matriarchy, artinya dipipmpin oleh seorang wanita. Dalam kerajaan ini terdapat kasta-kasta. Mulai dari gelar bangsawan bagi para pwnguasa yang semuanya adalah wanita, kerajaan ini bertujuan untuk mengumpulkan sebanyak mungkin laki-laki untuk dijadikan kasta terendah yang disebut budak. Kerajaan ini memiliki paspor, mata uang, polisi, bendera, dan lagu kebangsaan sendiri.
5. Waveland
Wilayah: 784 km2
Populasi: 0
Pemimpin: Greenpeace

Secara fisik Waveland merupakan gunung batu tak berpenghuni di tengah lautan dekat Inggris. Kepemilikannya diperebutkan oleh Inggris, Iceland, dan Denmark. Pada 1997, organisasi pecinta lingkungan, Greenpeace, menduduki wilayah ini dan mendeklarasikan negara Waveland. Mereka menawarkan kewarganegaraan bagi siapapun yang mau mengucap sumpah kesetiaan. Ini merupakan bentuk protes terhadap pengeboran minyak yang terjadi di daerah tersebut. Aksi protes tersebut berlangsung hingga 1999, sampai akhirnya pendanaan mulai terhambat, Waveland pun ditinggalkan, yang tertinggal hanyalah bangunan mercu suar untuk membanu para pelaut menghindari gunung batu ini.
6. Grand Duchy of Westarctica
Wilayah: 1.610.000 km2
Populasi: biasanya 0
Pemimpin: Jon-Lawrence Langer, Grand Duke of Westarctica

Westarctica adalah dataran es yang luas di bagian barat Antartika, tak berpemilik hingga 2001, ketika seorang berkebangsaan Amerika, Travis McHenry menemukan celah dalam perjanjian antar negara mengenai Antartika. Pada dasarnya, dalam perjanjian antar negara, tidak memperbolehkan negara apapun untuk mengklaim wilayah Antartika, tetapi tidak menjelaskan aturan apapun bagi ’seorang individu’ yang memliki niatan untuk mengklaim wilayah tersebut. McHenry kemudian mengklaim sebuah wilayah di bagian barat Antartika.
7. Negara Luar Angkasa
Wilayah: Seluruh Jagat Raya, kecuali Bumi
Populasi: ??
Pemimpin: James Thomas Mangan

Pada tahun 1949, seorang berkebangsaan Amerika, James Mangan, mengklaim jagat raya sebagai sebuah negara. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah negara-negara di dunia mengambil hak milik jagat raya ini. Usaha Thomas banyak mengundang simpati orang luas, tetapi ide ini pun kemudian padam seiring dengan meninggalnya sang pemimpin.
8. Pulau Rose
Wilayah: 0.0004 km2
Populasi: beragam
Pemimpin: Presiden Giorgio Rosa

Pada 1967, seorang Insinyur berkebangsaan Itali, membangun sebuah bangunan diatas laut dekat pantai Rimini, Italia. Bangunan terapung itu memiliki restoran, klub malam, dan toko suvenir, untuk menarik para turis. Pada 1968, Rosa mendeklarasikan kemerdekaannya dari Itali. Dan reaksi Itali terhadap pemisahan tersebut cukup keras, Itali menganggap usaha Rosa ini adalah kriminal, untuk melepaskan diri dari kewajiban membayar pajak, sehingga Itali mengirimkan penagih pajak dan polisi untuk mengamankan wilayah ini. Dan kemudian meledakkannya hingga lenyap dari muka bumi.
9. Operasi Atlantis
Wilayah: Satu Kapal Laut
Populasi: Beragam
Pemimpin: Werner Stiefel

Operasi Atlantis sebenarnya adalah sebuah proyek perjalanan sebuah kapal laut yang dikepalai oleh Werner Stiefel pada tahun 1971, yang bertujuan untuk membentuk komunitas merdeka di wilayah laut Internasional, terbebas dari kendali negara-negara luar. Tetapi perjalanan kapal tersebut sangat menyedihkan. Kapal tersebut dibangun pada saat tingginya air laut di Sungai Hudson, tetapi kemudian terdampar diatas lumpur pada saat ketinggian air laut turun. Dengan beratnya kapal tersebut masuk air, hampir terbalik ketika melewati pelabuhan New York saat air mulai membeku. Propellernya kemudian rusak parah, dekat South Carolina. Pada akhirnya bergerak pincang menuju kepulauan Bahama untuk mearuh jangkar, tetapi kemudian temggelam ketika datang sebuah badai.
10. Kerajaan Talossa
Wilayah: 13 km2, ditambah sebagian besar Antartika
Populasi: 120
Pemimpin: King John I

Seorang 14 tahun, Robert Madison pada 1979, medirikan kerajaan Talossa. Pada mulanya ia mengklaim hanya kamar tidurnya. Saat ia tumbuh besar, ia mengklaim wilayah2 yang lebih luas hingga akhirnya termasuk bagian timur Milwakee, dan 2 buah pulau di Antartika dan Perancis. Talossa memang sebuah konsep yang konyol, tetapi banyak muncul di media, termasuk New York Times dan Wired. Sebagian besar ‘penduduk’ Talossa (mungkin lebih tepatnya disebut anggota), dapat dilihat dari websitenya Madison.
1. Sealand
Wilayah: 0.00055 km2
Populasi: 27 (2002)
Pemimpin : Michael Bates

Sealand mungkin adalah Negara Mini yang paling dikenal secara luas. Mungkin karena ceritanya yang menarik dan banyak disebarluaskan. Sealand berada sekitar 10 km dari pesisir pantai Inggris. Awalnya merupakan benteng pertahanan pada jaman Perang Dunia II tahun 1967. Paddy Roy Bates (Knock John) menghuni tempat ini dengan menjalankan stasiun radio bajak laut. Dia dan keluarganya kemudian menyatakan Sealand sebagai sebuah negara, hingga menerbitkan paspor sendiri. Bates mengaku Sealand telah diakui secara de facto oleh Jerman dan Inggris.
Terdapat kejadian yang menarik pada 1978. Saat Bates keluar negeri, Alexander Achenbach yang mengaku sebagai Perdana Mentri Sealand, bersama beberapa orang Jerman dan komplotan Belanda, melakukan kudeta terhadap wilayah ini. Kemudian Bates meminta bantuan militer untuk merebut kembali Sealand, hingga akhirnya Achenbach dan komplotannya ditangkap. Karena Achenbach memiliki paspor Sealand, maka ia ditahan sebagai penghianat negara, sedangkan komplotannya dibebaskan.
2. Republik Molossia
Wilayah: 58 km2
Populasi: 2-3
Pemimpin : Presiden Kevin Baugh

Pemerintahan Molossia berada di dekat Dayton, Nevada, US. Terdiri dari sebidang tanah yang dimiliki oleh Kevin Baugh, sang Presiden. Termasuk kedua tanah yang ia beli di wilayah Pennsylvania dan California. Ia berdandan ala diktator, lengkap dengan seragam militer dan kacamata hitam. Ia juga mengakui sebidang wilayah di lautan pasifik dan Planet Venus. Molossia sebenarnya membayar pajak ke US, tetapi mereka menganggapnya ‘bantuan luar negeri’.
3. Kerajaan Hutt River
Wilayah: 75 Km2
Populasi: Sekitar 20 penghuni dan 13,000-18,000 warga di luar negeri.
Pemimpin: His Royal Highness Prince Leonard I

Kerajaan ini didirikan oleh Leonard Casley di tahun 1970. Negara Mini ini terbentuk ketika 5 keluarga besar yang memiliki perkebunan di provinsi Hutt River terlibat perselisihan dengan pemerintah Australia. Keluarga tersebut telah melanggar aturan pemerintah Australia yang membatasi hasil produksi gandum yang diperbolehkan dijual secara legal dalam waktu tertentu. Ketika kasus ini masuk pengadilan, Casley yang merupakan pemimpin 5 keluarga ini, mendeklarasikan diri sebagai “His Royal Highness Prince Leonard I” untuk memanfaatkan hukum lama yang menyebutkan apabila melangar aturan sebuah kerajaan, akan dihukum sebagai penghianat, kemudian ia menggunakan hukum ini sebagai upayanya untuk melepaskan diri dari Australia.
4. Kerajaan Other World
Wilayah: 0.02 km2
Populasi: Beragam
Pemimpin: Her Royal Majesty Queen Patricia I

Kerajaan Other World berasal dari sebuah resort di Republik Ceko yang memerdekakan diri. Berbentuk matriarchy, artinya dipipmpin oleh seorang wanita. Dalam kerajaan ini terdapat kasta-kasta. Mulai dari gelar bangsawan bagi para pwnguasa yang semuanya adalah wanita, kerajaan ini bertujuan untuk mengumpulkan sebanyak mungkin laki-laki untuk dijadikan kasta terendah yang disebut budak. Kerajaan ini memiliki paspor, mata uang, polisi, bendera, dan lagu kebangsaan sendiri.
5. Waveland
Wilayah: 784 km2
Populasi: 0
Pemimpin: Greenpeace

Secara fisik Waveland merupakan gunung batu tak berpenghuni di tengah lautan dekat Inggris. Kepemilikannya diperebutkan oleh Inggris, Iceland, dan Denmark. Pada 1997, organisasi pecinta lingkungan, Greenpeace, menduduki wilayah ini dan mendeklarasikan negara Waveland. Mereka menawarkan kewarganegaraan bagi siapapun yang mau mengucap sumpah kesetiaan. Ini merupakan bentuk protes terhadap pengeboran minyak yang terjadi di daerah tersebut. Aksi protes tersebut berlangsung hingga 1999, sampai akhirnya pendanaan mulai terhambat, Waveland pun ditinggalkan, yang tertinggal hanyalah bangunan mercu suar untuk membanu para pelaut menghindari gunung batu ini.
6. Grand Duchy of Westarctica
Wilayah: 1.610.000 km2
Populasi: biasanya 0
Pemimpin: Jon-Lawrence Langer, Grand Duke of Westarctica

Westarctica adalah dataran es yang luas di bagian barat Antartika, tak berpemilik hingga 2001, ketika seorang berkebangsaan Amerika, Travis McHenry menemukan celah dalam perjanjian antar negara mengenai Antartika. Pada dasarnya, dalam perjanjian antar negara, tidak memperbolehkan negara apapun untuk mengklaim wilayah Antartika, tetapi tidak menjelaskan aturan apapun bagi ’seorang individu’ yang memliki niatan untuk mengklaim wilayah tersebut. McHenry kemudian mengklaim sebuah wilayah di bagian barat Antartika.
7. Negara Luar Angkasa
Wilayah: Seluruh Jagat Raya, kecuali Bumi
Populasi: ??
Pemimpin: James Thomas Mangan

Pada tahun 1949, seorang berkebangsaan Amerika, James Mangan, mengklaim jagat raya sebagai sebuah negara. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah negara-negara di dunia mengambil hak milik jagat raya ini. Usaha Thomas banyak mengundang simpati orang luas, tetapi ide ini pun kemudian padam seiring dengan meninggalnya sang pemimpin.
8. Pulau Rose
Wilayah: 0.0004 km2
Populasi: beragam
Pemimpin: Presiden Giorgio Rosa

Pada 1967, seorang Insinyur berkebangsaan Itali, membangun sebuah bangunan diatas laut dekat pantai Rimini, Italia. Bangunan terapung itu memiliki restoran, klub malam, dan toko suvenir, untuk menarik para turis. Pada 1968, Rosa mendeklarasikan kemerdekaannya dari Itali. Dan reaksi Itali terhadap pemisahan tersebut cukup keras, Itali menganggap usaha Rosa ini adalah kriminal, untuk melepaskan diri dari kewajiban membayar pajak, sehingga Itali mengirimkan penagih pajak dan polisi untuk mengamankan wilayah ini. Dan kemudian meledakkannya hingga lenyap dari muka bumi.
9. Operasi Atlantis
Wilayah: Satu Kapal Laut
Populasi: Beragam
Pemimpin: Werner Stiefel

Operasi Atlantis sebenarnya adalah sebuah proyek perjalanan sebuah kapal laut yang dikepalai oleh Werner Stiefel pada tahun 1971, yang bertujuan untuk membentuk komunitas merdeka di wilayah laut Internasional, terbebas dari kendali negara-negara luar. Tetapi perjalanan kapal tersebut sangat menyedihkan. Kapal tersebut dibangun pada saat tingginya air laut di Sungai Hudson, tetapi kemudian terdampar diatas lumpur pada saat ketinggian air laut turun. Dengan beratnya kapal tersebut masuk air, hampir terbalik ketika melewati pelabuhan New York saat air mulai membeku. Propellernya kemudian rusak parah, dekat South Carolina. Pada akhirnya bergerak pincang menuju kepulauan Bahama untuk mearuh jangkar, tetapi kemudian temggelam ketika datang sebuah badai.
10. Kerajaan Talossa
Wilayah: 13 km2, ditambah sebagian besar Antartika
Populasi: 120
Pemimpin: King John I

Seorang 14 tahun, Robert Madison pada 1979, medirikan kerajaan Talossa. Pada mulanya ia mengklaim hanya kamar tidurnya. Saat ia tumbuh besar, ia mengklaim wilayah2 yang lebih luas hingga akhirnya termasuk bagian timur Milwakee, dan 2 buah pulau di Antartika dan Perancis. Talossa memang sebuah konsep yang konyol, tetapi banyak muncul di media, termasuk New York Times dan Wired. Sebagian besar ‘penduduk’ Talossa (mungkin lebih tepatnya disebut anggota), dapat dilihat dari websitenya Madison.
Langganan:
Postingan (Atom)



